Monday, March 2, 2009

sepi rindu malam

membiarkan pikiran mengembara
kearah mana pasti aku tahu
segala gampang terbuka
memeluk manis wajahmu
isi gelisahku

sepi rindu malam
petikan sunyi merambah jendelamu
kau dengarkah suaraku
memanggil
ataukah kau sudah tertidur
ijinkan aku mengayunmu

ajaklah dalam mimpi berbinar
bermain pelangi dan mata air
biarkan kisah kusut disudut
sejenak berselimut damai
hijaukan batas jarak
dalam gelak riang
indahnya bulan tak diam berlagu

kita adalah anak manusia
sandang warna cerita duri dan badai
dinding tak juga runtuh
agar kita segera lewati
untuk tanamkan isi hati
dan suburkan
surga di padang kehangatan

cepu, 3 Pebruari 2009

No comments: