Friday, December 6, 2019

Panbers - Deritaku


Setelah kulepas dirimu
terasa sepi nian kini
Kehangatan didalam hati
telah punah tiada sisa

Bunga mawar yang kau berikan
yang tertanam dihatiku
Kini telah berguguran
helai demi helai

Ku berjalan didalam kesunyian
Ku tertawa didalam kesedihan
Ku tak mau seorangpun tahu
Biarlah ku derita sendiri

puisi seutuhnya »»

Wednesday, May 14, 2014

terindah hari terindah

entah terbaca
atau hanya sekedar tulisan tak bermakna
mencari dan menggapai
tak juga letih

kemana harus ku bicara
hanyalah kalender semudah kutemukan
dan bisa menuang kata
satu warsa
tiap satu warsa

engkau membumihanguskan tepian bengawan
kuburkan hati
menenggelamkan segala
keringnya panas masih sisa
selalu masih ada

indah terindah
saat ini hari terindah
aku hanya mampu titipkan doa
tunduk syukur
semoga panjang umur
biarlah rasa indahmu
menuju maya
dan selalu aku kenang
tetap terjaga

Cepu, 15 Mei 2014


puisi seutuhnya »»

Sunday, May 12, 2013

AKU TETAP MENCINTAIMU

aku telah kehilangan
senyum manismu
kemanakah
tangan mesti kutautkan
sementara rindu masih tumbuh
tiada mungkin terkikis

beranjak
lenggang kakimu
begitu ringan
kau tikam mimpiku
galau memenjara
sungguh kau begitu tega
sementara aku tetap cinta

kepadamu
kupeluk tangis
hingga saat ini
sesak melingkariku
ingin kurebah
mendekap harum mu
kujenguk hatimu
seperti dahulu

aku rasanya tak sanggup berdiri
mengingatmu
mengenangmu
aku kehabisan akal
kapan bisa kau hapus
menikmati bentang suka
seperti khayal cinta
saat termanis silam
bersamamu

kasih aku rindu kamu
kasih aku rindu kamu
kasih aku rindu kamu

aku masih ingat hari ini
aku masih simpan hari terbaikmu
aku masih berharap
bisa bersamamu
mengisi hari terbaik bersamammu
aku berharap

cepu, 13 Mei 2013





puisi seutuhnya »»

Friday, August 3, 2012

menunggumu

pernah waktu demikian dekat
bahkan kudengar hembus nafasmu
kini berlalu
tak terdengar sapa rindu
haruskah usai sejuta cerita

aku tak berhenti
melukis asa
karena aku meyakini
engkau masih setia
genggam butir cinta
dan
kembali melayari
dunia yang kita kenal
bersama
dan tak terbilang masa

cepu, 3 agustus 2012

puisi seutuhnya »»

Wednesday, June 13, 2012

terlanjur mencintai

aku terlanjur mencintai kalian
dengan kesungguhan
masih tetap genggam ikrar
yang pernah terucap
abadi
sengaja kusimpan

aku terlanjur mencintai kalian
rinduku pada si bungsu
harum pipinya masih terasa
kala aku cium
kala aku gendong saat malam

aku terlanjur mencintai kalian
lepas tercurah
terpasang
suasana hati gemintang
memelukmu
merangkulmu
pada semua keberadaan

sekarang
cerita perjalanan
saat bersama
kerap datang bertandang
menghimpit
setiap waktu
sesak dirongga dada
memanggil tangis

aku terlanjur mencintai kalian
aku rindu memelukmu
aku ingin merangkulmu
aku tak tahu
harus bagaimana
deritaku.........


jakarta, 13 juni 2012

puisi seutuhnya »»

Monday, May 14, 2012

setia tetap terjaga

rinduku tengadah
didekap masa lalu
haruskah kusemaikan
meski kusadari telah menjadi debu
sempat berfikir mendatangi
dan melihatmu membawa waktu
namun kebuntuan jalan
beriring kegelapan kepastian
memadamkan kemungkinan
surut dan hanya dapat memandang
kehilangan pijak

aku tengah menunggu seseorang
setidaknya kabarkan tentang keberanian
masihkah ada
dan menyala
atau semakin larut dengan kehambaan
kini
ujung lingkar hati yang galau
tengah berharap
nyanyian burung kembali terdengar
lama
jauh
tak terdengar kabar bicara
deru kehilangan
sebelah ikrar telah patah
diriku
berteman ruang hampa

dini hari
hati tetap terjaga
setia selalu tegas
dan
senantiasa percaya
nyanyian burung
hadir berkicau
mengisi ruang gelisahku
meski gontai tergapai

selamat berbahagia

Cepu, 14 Mei 2012


puisi seutuhnya »»

Friday, June 24, 2011

serangkum doa sukses untukmu

garis jawab
membenar tanya
meski waktu sesaat
namun semua adalah jembatan
menegak hari
menuju cahaya gemilang
untuk masa nanti
diantara sapaan kemarau
kota kenangan

hati resah
mengikuti larimu
tak mungkin sentuh
terbentang pagar
hanya mampu panjatkan doa
semoga sukses
semoga berhasil
menapak jenjang yang bertingkat

ku sadari telah terhempas
luruh asa
kini
hanya mampu bicara pada gambarmu
tak henti aku cium
temani ruang keseharian
ada yang luruh
ada yang jatuh
semakin aku merinduimu
seandainya

selamat
sukses buatmu
melenggang bentang padang
temani bintang
menuju sempurna
sebab
kehangatan telah mudah didapat
tak seperti dahulu
dan
harapku
ikhlasmu
atas ijinmu
aku akan sebut namamu
hingga menuju titik terakhir
pada takdir yang pasti
kuharap bisikmu
dihari kering

cepu, 24 juni 2011



puisi seutuhnya »»