bayangmu
mengikatku tak peduli kering waktu
entah
seharusnya aku melayang
dan
menjumpaimu ujung benua
dimana
keringkan air mata
basuh tangis hati
memeluk kebeningan
aku rindu kamu
senyummu
berteman kebisingan
berpagar gedung keras
dibalik debu
aku yang tertinggal
berkhayal mendekap
tak penat asa terbentuk
mengecup senyum
nikmati masa lalu
aku rindu kamu
hari ini
harum waktu melayari masa silam
tentang kehadiran
tentang tangis mungil
menerobos jarak
tak terukur
coba kugapai
setidaknya pernah dekat
aku berdoa untukmu
aku rindu kamu
aku hanya mampu memandang
diam ujung batas bengawan
tempat duduk
masih seperti dulu
sepi
jauh
kecipak perahu
menyapa dasar pasir
semoga kau rasakan
berbaur hari ini
ceria cemerlang
aku rindu kamu
cepu, 14 mei 2011
Saturday, May 14, 2011
mendekap kerinduan
Subscribe to:
Comments (Atom)
