mungkinkah masih ada ruang
sekedar bisa bicara
begitu lamban bergerak
terpaku hening lestari
hari tak ganti
penuh menunggu
tak juga mampu memastikan
gelisah tak menghindar
mungkinkah masih ada hati
sekedar menuang isi
sarat resah berenang
tersangkut letih
fajar tak ubah warna
senyap menerkam
bila kidung menggandeng
layar kapan terbuka
kau
hanya lewat
seperti badai
menghancurkan
reruntuhan senyummu
haruskah membanting asa
cepu, 18 desember 2009
Friday, December 18, 2009
bu
Subscribe to:
Comments (Atom)
