Thursday, March 19, 2009

ketika sesak menekan

mengapa ada kebencian
dan tak terbuang
sebab selalu diajak berenang
dilautan hati yang dendam
tanpa upaya melupakan

seandainya ingat
waktu tak akan kembali
sebab masa lalu mempunyai masa sendiri
dan tak bisa merapat
untuk masa berikut
coba berfikir jadi lebih baik
agar kebencian tak terjaga

kebencian tak mampu diobati
bahkan akan selalu berjejal
sebab memang terasa gatal
sehingga mudah membakar
dan tak mungkin terdiam

kebencian akan mencoba mengoyak
dan selalu berjalan mundur
kearah mana
kegetiran itu pernah terjadi
seandainya
ikhlas membaca diri
niscaya terlihat
masihkah merasa benar

kebencian adalah keruh
menetap abadi
seperti lidah berakar benalu
cerdik mengubah diri
gambaran fatamorgana

coba taruh kenangan kelam
biarkan bermain dirongga mata
dan rasakan
adakah geliat sesak menekan
ternyata dendam masih tersimpan

cepu, 19 maret 2009, dini hari

No comments: