Tuesday, February 17, 2009

buka itu buku kita

bolehlah buku harian sedemikian usang
kuharapkan yang sempat kutulis menjadi kekal
dimana sebaris ungkap diri
sengaja kutinggalkan disana
kutitip
dan engkau simpan
diurat darah sampai senja mengunci

walau kidung tak lagi bergaung
kelabu nuansa tatanan orkestra sendu
menjerat dalam jemari
mengiris merobek menyirnakan
dan kita simpan
diurat nadi sampai gelap mengunci

jalan disana
suasana itu
haru biru
luka dimana
adalah lembaran lapang
semua tertulis
di panjang sisi waktu
buka itu buku kita
buku itu buka kita



cepu, 17 pebruari 2009

No comments: