Sunday, March 29, 2009

negeri terlupa siap terbang

masih adakah sukarela
bila satu kata berharap tepukan
mengibarkan bendera
seperti memecah bumi

masih adakah sederhana
bila masih menggaungkan angkuh
merasa lebih mulia
merasa seperti pahlawan

dapatkah biarkan perubahan
ikhlas menempati diri
tidak lagi menyembunyikan kebenaran
tidak lagi membagi peran
diatas permadani mutiara

dapatkah merangkul perbedaan
tanpa nuansa setengah hati
tak lagi mengelilingi teka teki
menafsirkan catur menebak arah
turuti perjalanan naluri

negeri menangis
cakrawala hilang kesabaran
entah mengapa
tak juga tersadar
tak tahu berapa lama
terlupa siap terbang
menghapus pekatnya mendung
badai gelombang
membakar
tak juga mengerti

cepu, 29 maret 2009

No comments: