Thursday, March 5, 2009

batas itu

semua tak mampu dihentikan
meski guruh melumat dan meluluhkan
gugusan perasaan adalah bongkahan bukit berjejal
tak bergaung namun kasat
menghembus memayung cakrawala
tak mengenal batas dan dinding tebal
seperti juga tentang perasaan kita
tersembunyi dalam kelokan waktu
dikedalaman hati
bias berpendar terdiam dan bermain disudut mata
dimana hanya kita yang mengerti

sering kenangan kucoba putar sendiri
dimana kurasakan suasana waktu itu
nyanyian perjalanan disudut malam
begitu nyaman ternikmati
dimana bebas tertebar untaian rindu terkatup satu
aku tak pernah mengerti
bahwa semua tak mampu terhapuskan
mendarah dalam geliat menggunung dalam pokok jantung
menyentuh lembut bingkai tulus aroma tembang
tajam beriring membuka dan berbaur diangan mulia
dimana hanya kita yang mengerti

batas itu masih berdinding
tak juga bergeming
batas itu masih tegak menjulang
tak mampu diruntuhkan

cepu, 5 maret 2009

No comments: