embun kupas ujung pagi
dekap asap kibar semalaman
pematang lengang simpan diam
tunggu anak anak berlarian
kaki kecilmu terbanting
dibelit tangan jerami
baju basah tersangkut tanah
tak ada tangis
bahasa terbiasa
menatap jalan tinggal belokan
batas pokok akasia
selamat pagi
sekolah dasar
kembali rinduku datang
nyanyi kibar bendera
sapa matahari
sapa pedesaan tak riuh
berulang geliat sama
tak bosan dengar cerita
musim tak terpenggal waktu
jauh sentuh zaman
tak polusi nafsu pongah
sederhana merunut titah
tak diubah
tak mau mengubah
nyanyi tembang pedesaan
tempat aku terlahir
aku pamit
beranjak
kaki mesti kembali kekota raya
dimana penuh pantomim
sedetik mampu ubah cerita
tak beriring nalar
bahkan lebur memainkan lelakon
tentang kemunafikan
aku bawa kesejukanmu
aku simpan keteduhanmu
aku jaga hening fajarmu
aku rindu sederhanamu
cepu, jember, pebruari 2010
Monday, February 1, 2010
catatan kecil tabir hati
Subscribe to:
Comments (Atom)
