riak perjalanan sebentar usai
mulai merapat kesisi dermaga
terpaan badai diluas samudera
perlahan tersingkap
berganti elusan angin daratan
berangkat bersama
berseru arah kegemilangan
terantuk
terjatuh
terjerembab
berdiri sekuat napas tersisa
walau berdarah darah
kini lihatlah
kibar sang bendera kemenangan
melesat menembus batas bumi
teriak
terpana
mulut ternganga tak percaya
negeri yang besar
dengan nama besar
penuh kharisma tersebar
menyentuh sisi benua seberang
indonesiaku
bertimbun sejarah
kumandangkan kekalahan dan kejayaan
silih berganti cerita
bagian dari zaman
bendera semakin berkibar
membawa kekuatan anak negeri
bangkit
berdiri kaki tegak berwibawa
tak lagi tertunduk malu
tak lagi kehilangan roh
sebab
tak lagi tersisa masa lalu
tentang kegelapan
tentang kelabu
indonesiaku
biduk kapal sudah menyapa daratan
tegaskan nurani
niscaya kebesaran
segera terdekap
dalam lingkar kemakmuran
tak terhabiskan
cepu, 01 Juni 2008
Sunday, June 1, 2008
indonesiaku
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment