selamat pagi
membuka hari
menyentuh ruang
dingin embun tersisa dipokok jambu
matamu belum membuka
mendekap bantal berona
akrab membawa tidur
engkau masih lelap seperti tak mendengar
selamat pagi
elusan lembut dipipimu yang menggemaskan
dan bibirmu yang tipis teramat lucu
masihkah kurang tidur malammu
dengarlah burung dan unggas telah menunggu
bermain dihalaman belakang
anakku
subuh telah mulai beranjak
segeralah bangun basuhlah wajah
mari kita bersama mengumandangkan doa
tentang keselamatan
tentang karunia
tentang anugerah
berharap selalu ternikmati
anakku
kehidupan kembali akan berawal
tajamkan pikir sentuhlah nurani
langkahkan kaki membelah cakrawala
langit dan bumi adalah bagian
dimana kalian menuangkan rasa
dimana kalian menuangkan karya
dimana kalian akan menentukan warna
agar berdiri menara
agar berdiri mercu suar
terwujud pengharapan
jembatan pijakan kedepan
esok pasti
telah terbangun prasasti keberhasilan
cepu, 26 mei 2008
Monday, May 26, 2008
anakku 2
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment