kembali ditempat yang sama
ternyata tidaklah sama
tak ada engkau disisi
seperti hari dahulu
tarian air telaga masih berirama
dimana kita pernah duduk merangkai kata
sekarang aku sendiri
dan hanya mampu memeluk bayangmu
dibangku bebatuan
taman mimpi
kembali ditempat yang sama
sesak dada menikam nikam
engkau telah jauh dan berlalu
membawa hatiku
terkapar diseluruh perjalanan
selintas aku menyergap hatimu
kugendong mengusap kerinduan
kudekatkan dengan rasa cinta yang masih ada
walau sesungguhnya semua hanya luka
aku disini sendiri
menatap gunung lawu disebelah
kabutnya yang tipis merenda senja
aku ingin memelukmu
selamanya
seandainya
sarangan, 14 juni 2008
Saturday, June 14, 2008
kelok batas jalan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment