Sunday, May 31, 2009

bagai gerhana bintang rembulan

tulisan masih tertinggal disana
titipkan jejak selamanya
didalam sudut buku harian
mungkin sudah mulai berdebu
bahkan enggan untuk dibaca

hati merasa masih disana
dalam kedamaian ruang mungil
tak ada kabut tebal
susah mempercayai
sekarang gelegar terjadi

pintu sudah terkatup
bahkan anginpun tak mampu mengetuk
bungkam terdiam
tak terlihat senyum
walaupun hanya samar
bagai
gerhana bintang rembulan

kembali geluti ladang puisi
tandus menghempas luka
tak lagi ungkap binar gemintang
seperti dahulu
tulisanku tulisanmu
bagian kontradiksi
membakar sudut cinta
pupus menghitam
disapu gelombang pasang

tak mampu menghentikan
kakimu berlari demikian jauh
hati tak kuasa merengkuh
sebab waktu tak pernah cerita
hentakkan nyenyak
terbangun tinggal bayang kelabu
tak lagi ada disini

cepu, 31 mei 2009

No comments: