pagi
adakah resah membelit
seperti kesendirian disini
pelampiasan meninju angin
hati terkapar
semakin koyak terpapas
pagi
depan hari terindah
tidak seharusnya terdiam
semestinya begitu dekat
seperti kidung dahulu
atau
selalu nikmati masa lalu
tiada koyak terpapas
pagi
membiarkan gerimis berpayung
tak satupun waktu
memendar kesempatan
bila tangan bisa menggendong
dan kembali
kelak
kaki langit berharap
depan hari terindah
ada lelagon burung burung
cepu, 16 mei 2009
Saturday, May 16, 2009
hari terindah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment