Monday, February 16, 2009

gugusan rindu

dalam pekat malam
angin beku
bergantian
ada cerita tertebar
tak henti saling berkasih
kehangatanmu kurasakan
segala berharap terlabuhkan
perasaan ini jadi satu

dalam kering hari
dibatas perjalanan
sebuah pedesaan
sengaja kita selami
memanjakan suasana
di gelak dingin air telaga
kita duduk begitu dekat
hembusan nafas
melengkapi alam tersenyum
inikah jatuh cinta

bersama melintas sepanjang rindu
membawa genggam biru
berkhayal berirama
melantunkan tempo gugusan rencana

diderai hujan sore
luruh berpadu
bersilang indah meremas rasa
terdiam kubangga sebuah cinta
menari dalam irama gemulai
bersatu kita
menembang nyanyian surga

diatas sepasang burung
duduk beradu
berarak mega dikaki bukit
terdiam ku saat kau berucap
lepaslah burung terbang
terjatuh kita
perumpamaan itu ternyata nyata


cepu, 16 pebruari 2009

No comments: