meliuk liuk
seperti penari
melompat lompat
seperti merpati
berteriak lantang
seperti penyanyi sopran
menangis sedih
seperti telenovela
sajianmu itu
menyejukkan
dinginkan ruas kaki yang letih seharian
kemahiranmu
adalah kekuatan
dan seluruhnya layak ditonton
kehidupan disembarang negeri
penuh duga dan keyakinan
dia pasti menang
jelas dia kalah
polemik sang penggemar
kalahkan para komentator sesungguhnya
ada yang didapat
untuk kita yang hanya bisa melihat
sajian bukanlah instan
profesional adalah harga mati
untuk bisa mendapat tepuk tangan
agar mengisi berita koran
memang butuh waktu
dan mereka menggunakan waktu
sementara disini
begitu banyak kehilangan waktu
aku tak mengerti
mereka tak juga mau mengerti
apa yang seharusnya disajikan
buat para penggemar
ternyata hanya sekedar slogan
cepu, 2 juni 2008
Wednesday, July 2, 2008
piala eropa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment