Sunday, July 27, 2008

jangan kau ciderai

menembus kesenyapan malam
menggandeng keceriaan malam


hatiku tengah bergelora
setimbun tembang silih berganti
angin berhenti dan menuang tanya
telah kukatakan rasa cinta
buatmu si gadis manis

menulis rangkaian kata
dibuku harian yang ikut tertawa
begitu tuntas perasaan ini terlabuhkan
kegelisahan yang sekian waktu memahat lidah
lepas sudah laksana kapas
menggurat suasana bumi


jangan lepaskan kecerahan
tak ingin kau ciderai
hanya engkau berulang usik senyapku
tak ingin hancur
dan terjatuh ditebing dalam
aku berharap dapat memiliki hatimu
sepanjang rindu


cepu, 27 juli 2008

No comments: