karangkitri berjajar
seperti jemari
jalan setapak menyempit
menembus belukar
hembus dersik sentuh punggung
sayup air gerojok atas tebing sisi timur
dimana matahari memberikan pelangi
akar berjuntai tetes embun
didalam gelap
kucoba meraih rembulan
taut meraut lebur damaiMu
tak ada beringas meski melengking satwaMu
kaki ini begitu kecil
untuk melintas bumi meski harus merawang
tidak sepatutnya merenggut
pongah menguasai milikMu
bahkan berteman cemas
ada yang mengikuti pulang
seperti pelasik mencoba hinggap
anugerah meski sebutir gersik
tenangMu tersimpan dalam rongga
terdiam diputik jantung
cepu, 21 november 2009
Friday, November 20, 2009
telusuri damaiMu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment