meski batas hujan sudah selesai
tak juga tertulis makna
kertas masih apa adanya
tak juga tersentuh
jejeran kata yang sembunyi di kepala
entah apa yang mesti kulakukan
surat biru mudamu
telah menenggelamkan akal nurani
melambung tinggi padang permadani
jiwa bergolak tak sanggup memendam gemerlap
nuansa serentak berubah
telah kau kirim ungkapan hati
memendar berbaur tulisan pena kata cinta
berputar tak mengerti
bila terhenti
aku mabuk kepayang
dunia ataukah surga
aku sadari waktu berjalan
menggegam tangan
seperti berlari diatas awan
bermandi matahari
tak kuasa aku menangis
mengaduk emosi dan terlupa diri
manakah yang mesti kulihat
begitu menawan segala kata katamu
kuterpesona inikah cinta
kau sempurnakan hariku
cepu, 06 agustus 2009
Thursday, August 6, 2009
suratmu sempurna hariku
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment