jauh disudut kota kecil,
kering dan berdebu,
didalam kebesaran tanah jawa,
kau,
lebur berkait didalam,
bagian kisah keberhasilan,
tegak menyisir kisaran waktu,
di bentang jarak tak angka,
gapai selaksa ilmu,
tak letih,
tak lelah,
berpuluh buku,
kuasai geloramu ,
semangatmu adalah api,
kau adalah masa depan,
bumi kalimantan,
setitik saja kami membagikan,
setetes saja kami memberikan,
namun keyakinan yang nyala,
adalah gambar,
bagai panah lesat meluncur,
gali dan kaji dalam kedalaman,
langkah telah jadi penentu,
matamu tajam terisi,
tanganmu gemeretak
tergenggam mercu suar,
untuk segera berdiri,
kakimu,
hatimu,
runduk berbakti,
kepada satu kejayaan,
menebar cahaya dibelantaramu,
gemuruh,
diantara tarian lautan,
bumi kalimantan,
aku yakin engkau akan berkibar,
aku yakin engkau semakin bermakna,
aku yakin engkau tak tersia,
aku yakin engkau akan memberi warna,
sahabatku,
adik adik pemberani,
dikisi kisi jalan,
dibelahan bumi seberang,
layar akan menempuh badai ,
ombak akan semakin terasa ,
asahlah diri,
tajamkan nurani,
sebab,
tantangan akan berpelangi,
dan lihatlah,
dan dengarlah,
keberadaanmu
pasti diakui.
cepu, 29 oktober 2008
for mstt total indonesie
Wednesday, October 29, 2008
bumi kalimantan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment